Ulangan 34: 9

Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

 

Mengapa tanganmu seperti itu? Tanya seorang gadis kecil kepada Yesus. Berdasarkan ilustrasi, saat seorang anak berjumpa dengan Yesus. Melalui pertanyaannya, ia mengetahui tentang bekas paku pada tangan Yesus saat disalibkan.

Bekas luka tangan Yesus, merupakan tanda pengorbanan kasihNya. Melalui pengorbananNya disalibkan, Ia menyerahkan diriNya sebagai Anak Domba Allah, yang menghapuskan dosa manusia! (Yohanes 1:29).

Melalui tanganNyalah, Ia melayani semua manusia berdosa. Ia menyembuhkan, segala kelemahan dan penyakit mereka. Tangan yang sama ini juga, membangkitkan anak Yairus dari kematianNya. Tangan ini jugalah, yang memberkati semua anak-anak kecil yang dikasihiNya.

TanganNya akan senantiasa, memberkati semua mereka yang menerimaNya. Sebagai Tuhan dan Juruselamat, yang mengampuni dan menebus segala dosa kita.

Demikian halnya dengan Musa, yang tangannya dipakai Tuhan untuk melimpahkan berkat roh kebijaksanaan bagi Yosua.

Bagaimanakah kita menggunakan tangan kita? Apakah untuk kejahatan atau kebaikan?. Bisa saja, untuk berbuat kejahatan atau kebaikan. Untuk membangun, atau mungkin merusakkan. Sudahkah tangan kita, menjadi bukti pelayanan dan cinta kasih akan karya Kristus Tuhan kita?

Doa: Peganglah tangan ku Tuhan, dan bimbinglah untuk melakukan pelayanan Mu. Sebagai bukti, kasih ku kepada Mu. Amin

Bacaan Alkitab: Ayub 28-29, Matius 13: 1-30.

 

Penulis: Azer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.