Yesaya 49: 2

Generico del casodex
?buy urispas

Ia telah membuat mulutkusebagai pedangyang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panahyang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya

Kemilau sinarnya matahari, terkadang membuat mata kita tidak mampu menatapnya. Lalu secara alamiah, mata pun meresponnya dengan posisi terpejam. Suasana gelap saat mata terpejam tidak boleh menghalangi pandangan kita, yang seharusnya selalu mampu membedakan cahaya dengan benar.

https://www.youtube.com/watch?v=uMQsHPNRrbs

Oleh karena hikmat Allah yang tiada taranya, Ia menginginkan kita untuk tidak selalu disilaukan oleh kenikmatan hidup. Sebab kita menjadi tidak mampu, melihat penderitaan orang lain. Serta tidak lagi menyadari, anugerahNya dalam hidup kita. Sayangnya kita menyadarinya saat dalam kesedihan, silaunya pergumulan kita membuat kita tidak dapat melihat sukacita kehidupan.

Dalam semua kegelapan penglihatan kita, Tuhan tetap setia menuntun kita oleh bayangan tanganNya. Ia memberikan, pembelajaran bagi kita. Cahaya kasihNya nampak nyata, menyinari kesilauan pandangan kita. Ada bunga indah yang mekar, dalam bayangan kasihNya. Menjangkau kita, dengan cinta serta pengampunanNya. Seraya ia berkata, Aku telah menebusmu, engkau kepunyaanku.

Doa: Kuasailah saya Tuhan, dalam bayangan kasih karunia Mu. Sehingga senantiasa , menyaksikan kemuliaan-Mu. Amin.

Bacaan Alkitab: Kejadian 33-35, Matius 20: 17-34.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.