Roma 8:32

Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Agnes Monica Muljotoatau yang sekarang dikenal sebagaiAgnez Mo, Berkarier pada usia enam tahun sebagai penyanyi cilik. Merilis tiga album anak-anak yang berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik populer di era1990-an. Ia juga menjadi presenter acara televisi anak-anak. Saat remaja, ia menekuni dunia seni peran. SinetronPernikahan Dini(2001) menjadikannya artis remaja dengan bayaran termahal saat itu. Tahun 2003, Agnez merilis album pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Kesuksesannya mendorong Agnez berkarier di kancah internasional. Pada album keduanya tahun 2005, ia menggandeng penyanyi asal Amerika SerikatKeith Martinuntuk berkolaborasi. Agnez juga terlibat syuting serial drama Asia,The HospitaldanRomance In the White HousediTaiwan.

Agnez meraih penghargaan dua tahun berturut-turut di ajangAsia Song FestivaldiSeoul,Korea Selatan, tahun 2008 dan 2009. Saat pembuatan album ketiganya,Sacredly Agnezious(2009), ia terlibat sebagaiproduserdanpenulis lagu. Tahun 2010, ia menjadi salah satu juri pada Indonesian Idol. Ia juga menjadi salah satu host pada karpet merah American Music Awards2010 diLos Angeles,Amerika Serikat.

Selain sukses, Agnez juga merupakan penyanyi dengan penghargaan paling banyak di Indonesia. Hingga saat ini, ia memenangkan 170 trofi dari 325 nominasi yang diperolehnya. Beberapa yaitu: 18Anugerah Musik Indonesia, 8Panasonic Awards, 5Nickelodeon Indonesia Kids’ Choice Awards, 4MTV Indonesia Awards, 3Asia Song Festival, 2Festival Film Bandung, 2Mnet Asian Music Awards, dan 1MTV Iggy. Selain itu, ia telah dipercaya menjadi duta anti narkoba se-Asia serta duta MTV EXIT dalam memberantas perdagangan manusia.

Adalah yang paling penting tentang Agnes Mo yang seringkali terngiang dalam ingatan saya, pengakuan Imannya akan Yesus Kristus sebagai JuruselamatNya. Agnes begitu sangat mencintai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Dalam beberapa kesempatan saat ia memenangkan suatu award maupun penghargaan ia selalu berkata Puji Tuhan Yesus atau semua karena Tuhan Yesus. Ungkapan ini menunjukkan seberapa sadarnya Agnes bahwa segala sesuatu yang telah ia peroleh dan capai hingga saat ini bukan karena usahanya. Tetapi semata-mata karena anugerah dari Tuhan Yesus. Tidak sampai disini yang menjadi suatu gambaran penting bagi saya adalah Agnes Mo yang selalu dan tidak pernah lupa untuk mengucap syukur dalam keadaan apa pun yang ia alami.

Mengucap syukur senatiasa adalah kalimat yang nampaknya sangat mudah untuk diucapkan tetapi tidaklah semudah itu untuk dilakukan. Kebanyakan orang percaya sangat mudah untuk mengucap syukur atas setiap kesuksesan serta berkat Tuhan yang diperolehnya dalam kehidupannya. Tetapi sebaliknya saat mengalami masalah dan tantangan hidup yang berat, ia mulai mengalami kegoncangan hidup sehingga ia lupa bahkan tidak mampu untuk belajar menerima apa yang Tuhan ijinkan terjadi dalam kehidupannya. Imannya mulai rapuh, tidak lagi bersandar pada Tuhan, menyangsikan pemeliharaan Tuhan. Seolah Tuhan keliru memutuskan apa yang terjadi dalam hidupnya. Anggapan ini menjadikan kita lupa bahwa sebenarnya Tuhan dengan bukti nyata dan lengkap menunjukkan akan kasihNya bagi kita. Dalam pengorbanan anakNya yang tunggal demi menebus segenap dosa kita. Ia menunjukkan betapa besar kasih dan rahmatNya bagi semua manusia. Demikianlah, berdasarkan keyakinan dan kesadaran akan kasihNya kita dapat berseru seperti apa yang dikatakan pemazmur, Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia Baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya. (Mazmur 136:1).

Doa : Ya Tuhan, ajarkanlah kami agar dalam saat yang baik maupun yang buruk dalam kehidupan kami. Untuk senantiasa tetap mengucap syukur, atas apa pun yang terjadi. Sebab kami menyadari bahwa kasihMu, lebih besar dari setiap pergumulan dan tantangan hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Bacaan Alkitab: Mazmur 136

Penulis : Azer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.