Renungan – 23 April 2018

Roma 8:28 = Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Pada 24 Maret 1820 , seorang anak perempuan telah lahir dari pasangan keluarga di Putnam , New York.

Meskipun mereka adalah keluarga miskin , ketika anak perempuan mereka berumur 6 minggu , mengalami demam dan infeksi mata , mereka membawanya ke dokter. Tetapi pada saat itu , dokter yang dikenal tidak dapat datang, dan seseorang dokter lain telah memeriksanya. Dan dokter itu telah membuat resep bahwa infeksi mata pada bayi tersebut dapat diobati dengan sejenis salep/balsem yang panas. Ini adalah tindakan yang sangat berbahaya bagi bayi kecil yang diperkirakan akan menjadi buta. Tragedi menyedihkan di masa kecil anak itu, dialaminya kembali pada saat kematian ayahnya sebelum ia berumur 1 tahun.

Akhirnya , sesuatu yang membahagiakannya , gadis buta itu pergi sekolah , lulus , dan merasakan jatuh cinta. Ia dan suaminya bergetar ketika pernikahan mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Frances . Tetapi anak perempuannya itu , Frances , meninggal ketika masih bayi.

Mengalami kebutaan akibat kelalaian dokter , kehilangan orang tua dan anak oleh kematian , wanita ini telah melewati tahun tahun yang menyiksanya tentang ketidak adilan hidup, ia mengayunkan tinjunya ke langit atas ketidak adilan ini.

Dia dapat lakukan hal tersebut , tetapi tidak dilakukannya.

Untuk seseorang yang telah membuatnya menjadi buta , ia berkata : Jika saya dapat bertemu dengannya , saya akan berkata Terimakasih , terimakasih , lagi dan lagi,.. telah membuat saya menjadi buta . Fanny Crosby merasa bahwa kebutaannya adalah anugerah dari Tuhan yang telah membantunya menuliskan 8000 lagu pujian , yang mengalir dari pena-nya. Kepercayaan akan kasih Tuhan Yesus yang mati baginya , membuatnya merasakan hidup selamanya , Fanny Crosby , tahu akan peristiwa menyakitkan yang dialaminya adalah bahwa Allah turut bekerja menjadikannya lebih baik bukan kepahitan. Itulah sebabnya ia dapat menulis ,

Ku Berbahagia KJ 392

KU BERBAHAGIA YAKIN TEGUH
YESUSABADIKEPUNYAANKU
AKU WARIS-NYA KU DITEBUS
CIPTAAN BARU ROHUL KUDUS

AKU BERNYANYI BAHAGIA
MEMUJI YESUS SELAMANYA
AKU BERNYANYI BAHAGIA
MEMUJI YESUS SELAMANYA

Frances Jane Crosby memahami akan kasih Tuhan yang turut bekerja dalam segala sesuatu. Ia percaya Paulus yang menulis bagi gereja gereja yang teraniaya di Roma , bahwa : Kita tahu sekarang , bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia , yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Ia paham begitu juga semua orang Kristen Allah telah menunjukkan kasihNya bagi kita melalui penyaliban AnakNya.

Dalam Yesus bagi semua orang percaya telah diberikan pengampunan , keselamatan , pengharapan , dan hidup kekal . Orang Kristen tidak mempunyai kekebalan terhadap penderitaan dan kekelaman hidup , mereka juga hidup tidak terlepas dari kekurangan dan kesedihan. Hal ini adalah umum bagi semua orang , termasuk bagi orang yang telah ditebus dari penyaliban dan kebangkitan Kristus. Tetapi mereka tahu bahwa jika Tuhan ada bagi mereka , tidak ada dapat melawan .

Mereka percaya bahwa Bapa di Surga yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi keselamatan kita , akan mengaruniakan segala sesuatu kepada kita ( Roma 8 : 31 32 ).

DOA : Bapa yang terkasih , beri saya untuk percaya kepadaMU , meskipun saya tidak mengerti. Inilah permohonanku didalam nama Yesus Sang Penyelamat . Amin.

-DM-

Sumber :https://www.lhm.org/dailydevotions/default.asp?date=20180423

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.