Roma 8:26

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Rohsendiri berdoa untuk kitakepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

 

Tuntutan dan harapan akan kesuksesan, menjadi salah satu hal yang penting dewasa ini. Sehingga persaingan, memberikan tekanan tinggi bagi kita. Akibatnya mencapai puncak depresi, pekerjaan tidak dapat lagi dilakukan sebagaimana biasanya. Keadaan demikian, biasanya kita kenal dengan sebutan kelelahan.

Demikianlah apa yang dialami oleh Musa, sebagai seorang pemimpin yang cukup sabar bagi bangsa Israel. Dia berkata Saya tidak bisa memikulnya sendirian, beban ini terlalu berat bagi saya.

Seorang hamba Tuhan besar sekalipun seperti rasul Paulus, sampai pada masa kelelahan secara fisik dan mental. Bahkan karena amat lelahnya, ia tidak dapat berdoa dengan benar. Namun ia menyakini bahwa, Tuhan selalu menyertainya. Sehingga ketika ia kelelahan, saat itu juga Roh Allah menolongnya untuk dapat berdoa kepada Allah.

Pernakah kita mengalami hal demikian? Masihkah kita mampu menahannya sendirian? Jujur saja rasanya ingin segera melarikan diri dari semua tanggung jawab yang ada? Nampaknya Tuhan tidak kelihatan dalam penderitaan kita? Tetapi ingatlah bahwa saat itulah, roh Allah akan menyertai kita senantiasa. Sebab Ia tidak akan pernah meninggalkan kita, bahkan Ia menyampaikan doa-doa kita pada Allah. Inilah keyakinan dan Iman kita, yang kita percayai. Sebab janji berharga itu milik kita!

Doa: Ku angkat tanganku kepada Mu, Ya Tuhan. Janganlah meninggalkan aku, dengan semua masalah dan pergumulan ini. Seluruh doa dan pengharapan ku, hanya bagi Mu Tuhan. Amin

Bacaan Alkitab: Ayub 22-24 dan Matius 12: 1-23

Penulis: Azer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.