“Sejak waktu itulah Yesus memberitakan:

Bertobatlah,sebab Kerajaan Sorga sudah dekat”

(Matius 4:17)

 

Istilah bertobat atau pertobatan merupakan istilah yang sering kita dengar dalam ruang lingkup hidup keagamaan. Faktanya, agama-agama lain diluar Kristen juga mengajarkan tentang pertobatan.Secara umum, pertobatan dalam ajaran agama-agama dipahami sebagai suatu kesadaran dan penyesalan akan dosa dan berniat untuk memperbaiki tingkah laku yang salah. Dalam hal ini, pertobatan dipahami sebatas perubahan moral. Lalu, apakah bedanya ajaran agama lain dengan ajaran Kristen mengenai pertobatan?

Berita pertama yang diucapkan pertama kali oleh Yesus ketika Ia memulai pelayanannya adalah “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat.” Di sini, Yesus menghubungkan antara pertobatan dan kerajan sorga sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Istilah bertobat dari bahasa Yunani Metanoeo yang berarti: tindakan berbalik (180 derajat), berubah pikiran, menyesal. Secara alkitabiah, bertobat berarti berbalik dari cara hidup (emosi, pikiran, karakter, tujuan hidup, dll) yang salah dan jahat kepada Allah. Namun, kita perlu memahami bahwa Pertobatan bukan sekedar mengenai perubahan hidup dalam aspek moral/karakter saja. Kita bisa menjadi orang Kristen dengan moral atau kelakuan yang sangat baik, namun tidak memiliki hubungan yang intim dengan Allah. Pertobatan sejati juga menyangkut pengabdian total kepada Tuhan beserta dengan program-program kerajaan Sorga, sebab pertobatan berkaitan dengan pergantian penguasa- dari kerajaan Iblis (Ef.2:2) kepada kekuasaan Kristus dan firmanNya (Kis 26:18).

Selanjutnya, pertobatan juga disertai dengan perubahan orientasi hidup. Dari seorang yang berorientasi atau berpusat pada diri sendiri, tujuan dan kesenangan diri sendiri, berbalik menjadi hidup yang berorientasi untuk kesenangan dan kemuliaan Allah semata. seseorang yang bertobat, tidak berpikir bagaimana Tuhan menyenangkan hidupnya, namun dia berpikir bagaimana bisa menyenangkan Tuhan. Terakhir, Pertobatan selalu disertai ketaatan terhadap panggilan dan misi Allah. Rasul Paulus bertobat dari seorang penganiaya orang Kristen menjadi pelayan Tuhan yang hidup menaati panggilan dan misi Allah bagiNya. Setiap orang Kristen dipanggil oleh Allah untuk misi kerajaan Sorga.

Sahabat Jangkar Kehidupan,tujuan Allah menyelamatkan dan mempertobatkan orang berdosa bukanlah agar kita memiliki agama, namun agar kita memiliki Kristus, mengabdi secara total untuk menyenangkan Allah melalui ketaatan kita terhadap firmanNya, dan hidup menaati panggilan dan Misi kerajaan surga yang Tuhan percayakan kepada kita secara pribadi dan unik. Dengan cara yang demikianlah kita menjadi murid Kristus yang berbuah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.