Mazmur 23:5

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Beberapa buku-buku penafsiran tentang kitab mazmur memberikan gambaran yang penting, tentang bagaimana vitalnya peranan penggembala di dalam menjaga kelangsungan hidup semua domba-dombanya. Dalam kebudayaan sesungguhnya, kita dapat mengerti dengan lebih jelas lagi bagaimana susahnya menggembalakan domba dalam kehidupan ditengah padang gurun, mencarikan makananan yang cukup, rumput yang segar bagi kelangsungan hidup semua domba-dombanya.

Salah satu kutipan dari bagian mazmur ini adalah pada ayat di atas:

Menyiapkan meja maksudnya bukanlah seperti menata makanan di meja dalam suatu ruangan, tetapi menjelaskan tentang bagaimana perhatian utama si gembala gembala, yaitu menemukan lokasi makanan yang tepat untuk kawanan dombanya. Ia harus terus-menerus memikirkan untuk mencari dan menemukan rumput hijau yang segar, tetapi sayangnya domba-dombanya tidak dapat membedakan rumput yang segar atau rumput yang beracun. Mata sang gembala harus selalu waspada terhadap ancaman ular-ular ganas yang bersembunyi dan senantiasa siap memangsa kawanan domba. Jadi, ia harus sigap menangkap dan mengusir semua hewan itu. Kesemuanya ini membutuhkan kesiapan dan kewaspadaan senantiasa.

Setelah menemukan padang rumput hijau yang cukup dan aman dari ular, gembala harus memastikan kondisi selalu aman “di hadapan musuh”. Sekitar tempat untuk makan, lubang-lubang dan gua-gua pada lereng-lereng bukit, masih menjadi tempat berdiamnya para serigala, dan hyena yang bersiap menerkam dan memangsa domba. Jadi, penggembala harus membuatkan kandang dari batu dan, jika binatang buas masih berusaha masuk menyerang ke kandang domba, gembala harus dengan gagah menangkap dan menyerangnya dengan pisaunya.

Betapa besarnya kepedulian dan pemeliharaan Tuhan yang harus menyadarkan kita akan kasihNya. Nampak dari salah satu ayat mazmur ini, bagaimana Ia senantiasa mengasihi anak-anakNya.

Doa: Ya Tuhan, gembalakanlah kami senantiasa, perhatikanlah seluruh kehidupan ku agar senantiasa berkenan kepada Mu. Amin.

Bacaan Alkitab Hari Ini: Kejadian 20-22 & Matius 6: 19-34

Penulis: Azer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.