Yesaya 42: 3

Buluhyang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum

Cost beconase purchase parietal pleura
Ia-lah yang memerintah dengan kasihNya, mengorbankan diriNya bagi tebusan umat manusia. Ia hanya menginginkan, dunia sepenuhnya dipenuhi kebaikan dan kebenaran.

Melalui bagian firman Tuhan diatas, kita dapat memahami dan mengerti betapa besarNya kasih Tuhan bagi setiap umatNya. Kebesaran cintaNya, membawaNya merelakan nyawa demi membayar semua utang dosa mereka. tanganNya selalu terbuka menyambut dengan penuh kasih, semua mereka yang datang kepadaNya.

Buluh atau tongkat yang terkulai sebenarnya, menggambarkan kehancuran. Sebab banyak manusia yang hidupnya, telah dimusnahkan dalam kekacauan besar karena dosa. Tetapi Kristus tidak membiarkan mereka, melalui kasihNya memanggil dalam pertobatan sejati. Sebab Injil adalah tentang pengharapan dalam semua keterpurukkan hidup manusia, namun adanya pengharapan oleh Yesus Kristus Sang Juruselamat kita.

Bagaimana dengan sumbu serta buluh hidup kita, adakah telah terkulai? Adakah telah padam? Percayalah bahwa Tuhan, tidak akan pernah membiarkannya terjadi begitu saja. Dia senantiasa mengulurkan tanganNya, menerima kita sepenuhNYa. Ia berkata, Marilah kepada Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Kita diberiNya kekuatan saat berada dihadiratNya, merenungkan FirmanNya. Bersyukur karena kebaikanNya, kesempurnaanNya mengisi seluruh kelemahan kita.

Doa: Kuatkan dan baharuilah Iman kami yang leah dan tidak berdaya ini, Ya Tuhan dan Juruselamat ku. Amin.

Bacaan Alkitab: Keluaran 7-8, Matius 25: 1-30.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.