Renungan 08 Agustus 2018

Yohanes 3:16-17 =

  1. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
  2. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

 

Dalam hal apakah anda siap untuk mati ?

Pada bulan Januari 1978 , surat kabar Florida mengabarkan cerita dari James Michael Harper dari Tampa. Harper sedang bermain dengan anak anjing-nya di rel kereta api yang melintasi di Sungai Hillsborough . Ketika anak anjing-nya berlari diatas rel kereta api , Harper melihat kereta api sedang melintas menghampirinya. Tanpa berpikir panjang , ia segera menyelamatkan anak anjing-nya. Anak anjing-nya selamat , tetapi kereta api tersebut melintasi Harper.

Harper memang tidak meninggal , tetapi Harper kehilangan kedua kakinya untuk menyelamatkan seekor anak anjing. Jenis cinta seperti apakah yang dapat memotivasi seorang anak laki-laki untuk segera berlari menyelamatkan seekor anak anjing dengan resiko keselamatan dirinya ? Apakah anda akan melakukan hal seperti itu juga ? Jujurlah.

Beberapa orang mungkin akan melakukannya , tetapi tidak banyak. Jika anda berada dilokasi tersebut , anda mungkin akan berusaha mencegah Harper. Banyak orang akan berpikir , bukan hanya karena seekor anjing , bukan hanya karena kereta api yang melintas , bukan karena ada hubungan darah , tetapi lebih berharga menyelamatkan kaki atau keselamatan hidup seorang anak. Tetapi Harper tidak berpikir akan hal itu. Bagi Harper , tidak ada kata tetapi atau mungkin atau berpikir lebih dulu . Dengan ketulusan cinta , ia siap untuk mati untuk anjing kesayangannya.

Ketulusan cinta adalah kasih sejati yang terfokus pada tujuannya dan tidak dapat dialihkan dari pemahamannya.

Apakah anda ingin lebih memahami mengenai ketulusan cinta ? Dengarkan apa yang dituliskan Rasul Paulus pada firman Tuhan di buy estrace tablets Roma 5 : 8 =
8.
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Setelah 6 hari penciptaan , Allah kita yang sempurna melakukan survey dan mengatakan semua yang telah Ia ciptakan adalah baik , sempurna. Pohon pohon sempurna . Ikan sempurna . Burung burung sempurna. Manusia sempurna . Tiada airmata , kesedihan , kesepian , depresi atau kematian . Tidak ada peristiwa ketumpahan minyak , terrorist , penyimpangan seks pada anak , pengedar narkoba , banjir , atau ban kempes. Semua yang baik-lah yang seharusnya terjadi. Allah berfirman ( lihat Kejadian 1 : 31 Buy synthroid 112 ) =
31.
Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Anda mungkin akan berkata , Tunggu ! Dunia tidak seperti itu saat ini .

Hal itu terjadi karena manusia pertama sudah melakukan kesalahan. Mereka berdosa. Allah berkata kepada mereka , Kamu dapat melakukan apa saja yang diinginkan , tetapi yang satu ini jangan kamu lakukan . Tidak mengejutkan , mereka telah melakukan satu hal yang dilarang untuk dilakukan tersebut. Hal itu telah membawa mereka jatuh dalam dosa.

Dosa awalnya terlihat sangat baik. Dengan ketidak taat-an manusia pertama , dosa masuk kedalam dunia dan kematian menjadi bagian dari rangkaian peristiwa pertumbuhan DNA dalam sel tubuh kita. Rasa ketidak-adilan dan ketidak-seimbangan , kebencian dan prasangka , penyakit dan penderitaan , sakit dan kesedihan , anda akan alami sejak manusia ditolak Allah.

Dosa telah menumpuk dari kesalahan kesalahan yang kita lakukan. Bayangkan apa akibat dosa bagi Allah. Allah memberi kesempurnaan ; Manusia memilih sakit. Dia perpanjangan tangan Allah Bapa , dan kita menolak Dia , meludahi Dia , berbalik dan meninggalkanNya.

Tiada satu pun dapat menyalahkan Dia jika Dia melakukan hal yang sama kepada kita. Tetapi hal itu tidak dilakukanNya karena Allah mengasihi anak-anakNya dengan kasih sejati. Allah tidak membiarkan sifat ketidak-taatan kita mengatur apa yang hendak dilakukanNya. Itulah mengapa Allah menunjukkan ketulusan cinta-Nya bagi kita yang berdosa. Allah mengutus AnakNya untuk menyelamatkan kita , menggantikan orang berdosa , dengan mati bagi orang yang membenci Dia.

DOA : Bapa yang terkasih , semoga kami yang telah ditebus dengan kasih setiaMu dapat mengungkapkan rasa syukur kami dalam cara hidup kami bagi kemuliaan Mu. Dalam nama Yesus , saya berdoa . Amin.

Dan bagi yang mengingini renungan ini dalam versi bahasa Inggris dapat akses ke link : https://www.lhm.org/dailydevotions/default.asp?date=20180808

 

-DM-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.