Ibrani 12:11

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damaikepada mereka yang dilatih olehnya.

Saat mendengar tentang Disiplin pastinya kita akan membayangkan hukuman, bahkan perasaan seperti menjadi tidak nyaman rasanya. Karena sebagai umat Tuhan, penting bagi kita merenungkan bahwa Tuhan mendisiplinkan manusia yang dikasihiNya (Amsal 3:12). Firman Tuhan bahkan merujuk, pada kasih penebusan Allah oleh Kristus. Disiplin adalah ujian. Akan menjadi tantangan, bagi komitmen kita pada kehendakNya. Sehingga diperlukan ketekunan dan kesabaran, oleh kepercayaan bahwa Kristus senantiasa menyertai kita.

Bagaimana Ayub dibentuk oleh Tuhan? Rasul Paulus? (2 Korintus 12: 7-10), serta orang percaya di Smirna? (Wahyu 2: 8-11). Mereka menjadi kesaksian bahwa, proses pendisiplinan Tuhan tidak serta merta memberikan kesukaan. Bahkan mungkin yang nampak, hanyalah penderitaan dan kesusahan belaka. Tetapi percayalah beratnya penderitaan, pada akhirnya membawa kita pada berkat Tuhan di masa depan.

Kedisplinan serta proses Tuhan memerlukan waktu, demi menghasilkan kematangan buah kebenaran serta damai sejahtera. Benih ilahi inilah, menjadi berkat yang mendatangkan hari depan penuh harapan. Inilah proses Tuhan saat memangkas tanaman hidup kita seturut kehendakNya, sehingga kita dapat berbuah. Marilah dengan tekun dan sabar, menantikan buah-buah berkat pembentukkanNya bagi kita! Dengan iman, kita beroleh kepercayaan.

Doa: Bentuklah hidupku oleh kasihMu, sehingga saya menyadari bahwa semua yang terjadi menjadikan ku berkenan kepada Mu. Yesus Juruselamat Ku. Amin.

Bacaan Alkitab: Kejadian 23-24, Matius 17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.