Renungan 15 May 2018

 

Yohanes 15 : 18 – 19 =

18.Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.

19.Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

Tergantung usia anda , ingatan anda akan pemahaman Luther-an tentang Delapan Prinsip, seperti hal berikut ini:

  1. Kami harus membangun prinsip iman yang kuat dalam segala hal atau
  2. Kami harus berkata semuanya baik-baik saja.

Mengingat hal tersebut . Hal ini menjadi sangat penting.

Salah satu bagian dari tata cara pesta dansa sekolah untuk SMU . Dari apa yang saya ingat, baik yang indah maupun yang tidak baik. Tampaknya , saat ini , beberapa anak muda di Oakland , California , pasti datang ke pesta dansa tersebut. Pada awal kencan , mereka akan pergi makan malam di Rumah Steak Longhorn.

Sebuah foto dari hasil jepretan kamera seorang ibu salah satu dari remaja tersebut, terlihat saat mereka berpegangan tangan dan menundukkan kepala mereka mengucap syukur pada Tuhan dan Juruselamat mereka . Sangat terkesan , ibu ini memberikan foto tersebut kepada teman wartawannya , dan wartawan ini meng-posting foto tersebut di Facebook. Dia meng-posting foto itu, dan ia sangat kagum dengan kebiasaan lama yang dilakukan oleh anak anak muda pada foto tersebut.

Luther pasti akan setuju dengan apa yang dilakukan wartawan tersebut yang menempatkan prinsip yang terbaik dalam segala hal .

Lalu , orang akan melihat foto tersebut dan segera memberikan tanggapan mereka. Berikut adalah beberapa komentar mereka yang ter-inspirasi dari sebuah foto anak-anak remaja yang sedang berdoa tersebut.

  1. Mengucap syukur atas makanan tidak menjadi ukuran moral anda , integritas atau karakter Berkelakuan baik pada saat di restaurant saat menjelang dewasa , dan menjadi perhatian orang orang sekitar, seharusnya tidak perlu mencari pujian di Facebook.
  2. Yang kedua berkata : Penilaian saya adalah pandangan terhadap pernikahan sejenis , keluarga antar ras , persamaan hak , dan hal lainnya yang kita sayangi sebaiknya tidak dijadikan sensasi . (Bagaimana mereka berpendapat seperti itu dari gambar tersebut, yang saya sendiri tidak melihatnya akan hal itu. Hal ini semakin buruk.)
  3. Seseorang berkomentar : Sekarang seharusnya berterimakasih kepada anak-anak yang berdoa kepada seorang lelaki yang tidak terlihat langit untuk binatang-binatang yang disembelih sehingga dapat dimakan ?
  4. Karena peristiwa akhir akhir ini , saya akan membuat status Saya lelah dengan kesombongan sikap orang beragama dan kebencian mereka terhadap orang minoritas . Jika yakin akan agama/kepercayaan anda , maka tidak perlu merasa perlu menyelamatkan orang lain.

Luar biasa ! Tidak ada yang tahu apa yang dikatakan pada doa sebelum makan. Yang pasti , tidak seorang pun dari remaja tersebut yang menceramahi seseorang , dan saya tidak melihat adanya penistaan disini. Walaupun , ada beberapa orang yang sangat marah melihat foto ini. Umumnya untuk Prinsip terbaik bagi segalanya.

Berdasarkan bagian ini , seharusnya kita tidak terkejut. Ketika Yesus berjalan bersama kita, Dia telah dibenci dan ditolak , di cemooh , dan bentuk penghinaan lainnya. Terlepas dari semua itu , Yesus tetap berjalan , menawarkan diri-Nya untuk keselamatan kita. Sekarang , Yesus mengajak pengikut-Nya untuk mengikuti teladanNya, menanggung dunia yang penuh kebencian, sehingga jiwa melihat transformasi yang indah dibentuk oleh kuasa Roh Kudus membawa pribadi yang berdosa tetapi kini diselamatkan hati manusia.

DOA : Bapa di Surga , mampukan kami hidup dijalan yang menyenangkan hati-Mu dan tidak mengikuti arus dunia. Membuang kebencian dan menempatkan pengakuan iman Kristus pada segalanya. Dalam nama Yesus. Amin.

Renungan diatas ter-inspirasi dari berbagai sumber , salah satunya artikel yang ditulis oleh Michael Bartiromo pada harian berita FOX , tanggal 27 April 2018. Jika anda ingin membaca artikel tersebut bisa membuka alamat situs ini : http://www.foxnews.com/lifestyle/2018/04/26/pic-teens-pre-prom-prayer-sparks-anger-surprising-reporter-who-posted-it.html

-DM-

Sumber :https://www.lhm.org/dailydevotions/default.asp?date=20180515

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.