Matius 22: 35-38

Ay 35, dan seorang dari mereka, seorang ahli taurat, bertanya untuk mencobai Dia:

Ay 36, Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum taurat?,

Ay 37, Jawab Yesus kepadanya:Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Ay 38, Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Seorang pengacara, bertanya untuk mencobaiNya. Guru, manakah perintah utama taurat? “Ia berkata kepadanya,”Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Ini adalah perintah utama dan yang pertama. ”

Dalam perenungan pribadi, saya menjumpai banyaknya potret berbeda Sang Juruselamat. Terkadang rambutnya panjang lurus, saat lain rambut pendek bergelombang. Bermata cokelat, ada juga bermata biru. Perawakannya kekar layaknya petarung dan wajahnya lembut. Memiliki janggut, ada kalanya mencukur janggutNya. Secara alami, semua seniman jujur mengakui bahwa lukisannya tentang Juruselamat bersumber dari imajinasi dan bayangan pribadinya. Menurut pemerintah China, mungkin hal ini harus diubah sedikit saja. Perhatikanlah, penduduk kristen suatu desa bagian tenggara. Mereka mengetahui bahwa, perlu mengambil foto-foto Yesus mereka dan menggantinya dengan potret presiden China.

Beberapa alasan mengapa pemerintah berperilaku demikian, yaitu

  1. Dalam berbagai tempat, kekristenan bertumbuh pesat. Diperkirakan banyak orang percaya dibandingkan anggota partai komunis.
  1. Pemerintah menyamakan kekristenan dengan imperialisme abad19. Para pimpinan politik ingin segalanya bercita rasa China dan berupaya membersihkan negaranya dari pengaruh imperialisme barat.
  1. Para pemimpin nasional keliru memahami pernyataan Yesus tentang, “Tidak ada yang dapat melayani dua tuan.” Mereka kuatir rakyat akan menganggap Juruselamat lebih penting daripada pemerintah.

Misalnya, Qi Yan. Ia bertanggung jawab atas dana bantuan kelompoknya. Mengatakan, “Banyak keluarga miskin karena menderita penyakit. Beberapa mempercayai bahwa Yesus pasti menyembuhkannya. Namun, kami mencoba menjelaskan bahwa yang sakit adalah tubuh mereka. Jadi, hanya orang partai komunis dan sekretaris jenderal Xi sajalah sesungguhnya yang dapat membantu kalian”. Ia menyatakan, mereka bebas menentukan kepercayaannya, tetapi jika inginh dibantu. Mereka, harus menurunkan atribut agama didalam rumahnya. Kami ingin mereka tidak melupakan jasa baik pemerintah yang nampak pada ruang keluarga rumah mereka. Jadi, mereka bebas beragama, tetapi pikirannya harus mempercayai partai komunis. ”

Filosofi serupa sedang diarahkan kepada jemaat kristen yang gerejanya akan ditutup maupun diruntuhkan bila tidak menghilangkan atribut salib pada bangunan gerejanya. Tampaknya pemerintah China memutuskan tidak mengkonfrontasi kekristenan secara langsung. Sebaliknya, dengan halus meminta orang percaya melanggar perintah Kristus yang terbesar. Anda ingat, Perintah Pertama dan terutama, “Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu.” Sekarang ada pilihan bagi orang percaya. Berapa banyak yang diberikan pada kaisar sebelum memberikannya untuk Tuhan?. Saat dalam medan pertempuran, dan menjalankan perlombaan. Kita, haruslah mengingat akan mereka dalam doa kita.

DOA: Ya Tuhan, saya bersyukur hidup dalam kehidupan bangsa dan negara yang menjunjung tinggi kebebasan beragama. Saya berdoa kiranya Engkau menganugerahkan Roh Kudus bagi mereka yang dalam penderitaan fisik, emosional, sosial, serta keuangan. Berikanlah keberanian dalam kesetiaan pada Juruselamat yang tidak pernah meninggalkan mereka sendirian. Dalam Yesus Kristus saya berdoa. Amin.

Devosi ini terinspirasi sejumlah sumber, yang ditulis World Watch Monitor dan ditampilkan Christian Headlines pada 6 November 2017. Artikel ini merujuk pada: https://www.worldwatchmonitor.org/coe/chinese-christians-told-believe-president-xi-not-religion/

Di dalam Kristus saya tetap hamba-Nya dan milik Anda,

Pastor Ken Klaus, Speaker emeritus The Lutheran Hour

Lutheran Hour Ministries, Bacaan Alkitab: Hakim-Hakim 13-15 Lukas 15: 1-10

Editor / Translate: Azer

Disadur dari: LHM Devotion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berkenalan dengan Jangkar KehidupanKarena mengenal satu sama lain itu indah.