Doa orang yang benar besar kuasanya. Ini dapat dipahami bahwa doa itu disampaikan dengan hati yang tulus dan senantiasa mengakui bahwa kuasa Tuhanlah yang mengabulkan permohonan kita, seperti Elia yang berdoa dengan kepercayaan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan. Kita tidak harus menjadi penatua atau majelis gereja supaya doa kita memiliki kuasa. Yesus sendiri mendorong kita untuk selalu berdoa tanpa pernah bosan, “Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Lukas 18:1).  Kedekatan kita dengan Tuhan dapat dikembangkan doa, ibarat hubungan dengan kekasih, doa adalah komunikasi untuk saling mendekatkan diri. Mengasihi Tuhan berarti mau membangun kedekatan dengan-Nya. Doalah kekuatan orang-orang percaya bahkan ada jaminan doa kita yang diberikan oleh Yesus bagi kita, yakni yang tertulis dalam Matius 21: 22, “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya”. Manusia harus melatih diri berdoa! Berdoalah, Roh Kudus akan menolongmu. Tuhan menerima doa-doa kita, makhluk yang kecil dan lemah, dan mau melakukan lebih dari apa yang kita pikirkan dan mohonkan kepada-Nya.   Sumber gambar: www.gettyimages.com & www.cbn.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.