Dr. Seuss berkata: “The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go”, yang berarti semakin banyak yang engkau baca, maka semakin banyak yang akan engkau ketahui. Semakin banyak yang engkau pelajari, semakin banyak tempat yang akan engkau kunjungi” pernyataan ini menyiratkan bahwa relasi yang kuat antara membaca buku atau belajar dengan kesuksesan. Pendapat ini juga diperkuat oleh gagasan Margaret Fuller bahwa “Today a reader, tomorrow a leader.” Dengan kata lain, apa yang kita kerjakan atau baca pada hari ini, akan menentukan masa depan kita. Dengan banyak membaca, di kemudian hari kita dapat menjadi seseorag yang berguna dan berpengaruh.

Lalu, bagaimanakah dengan minat membaca kita saat ini? Penelitian Program for International Student Assessment (PISA) mmengungkapkan bahwa Indonesia memiliki tingkat literasi yang rendah dan berada pada rangking 62 dari 70 negara. Fakta ini tentunya akan menjadi ancaman yang cukup serius bagi kemajuan generasi masa depan Indonesia tentunya. Dengan minat baca yang rendah, maka kita berpeluang besar mengalami kemunduran. Apalagi, di era sekarang ini dimana teknologi digital yang semakin maju, perlahan-lahan minat membaca buku beralih ke penggunaan gadget.

Olah karena sedemikian vitalnya kegiatan membaca, maka kehadiran perpustakaan menjadi suatu keniscayaan. Okelah kalau kualitas minat membaca seseorang dipengaruhi oleh kemampuan membeli buku, tetapi setidaknya dengan kehadiran perpustakaan, dapat meminimalisasikan ketidakmampuan membeli buku. Kembali, kuncinya bukan kepada kemampuan untuk membeli buku atau tidak, namun kepada minat membaca. Dengan adanya minat membaca yang kuat, walau tidak memiliki kemampuan membeli buku, maka mengunjungi perpustakaan merupakan tindakan yang solutif.

Apa yang dapat kita temui ketika kita berkunjung ke perpustakaan? Ketika kita mengunjungi perpustakaan, pastinya kita akan memandang banyak buku berderet, dan beraneka ragam jenisnya mulai dari buku pelajaran, penelitian, jurnal, hingga buku-buku fiksi. Keanekaragaman jenis buku ini tentu saja juga menyediakan pengetahuan yang berbeda-beda, yang justru dapat memperkaya pengetahuan kita. Lalu, apa saja sih manfaat mengunjungi perpustakaan? Berikut adalah beberapa manfaat dari mengunjungi perpustakaan:

  1. Mengembangkan minat dan bakat dan kebiasaan membaca, serta memberdayakan budaya menulis. Mengunjungi perpustakaan dapat menumbuhkembangkan kecintaan kita untuk membaca dan menambah pengalaman belajar kita.
  2. Memperkaya wacana berpikir kita. Mengingat pada umumnya perpustakaan menyediakan buku-buu dari berbagai bidang keilmuan, maka terbuka peluang bagi kita untuk membaca dan mempelajari berbagai macam bidang keilmuan.
  3. Melatih kemampuan untuk dapat belajar mandiri. Kemampuan belajar mandiri sangat penting untuk mengasah kemandirian berpikir dan berjuang.
  4. Mengembangkan minat dan kemampuan untuk mencari, meneliti, dan memanfaatkan informasi bahkan memecahkan masalah yang dihadapi.
  5. Mendidik murid agar dapat memelihara dan memanfaatkan bahan bacaan secara tepat dan berhasil guna.
  6. Di perpustakaan, kita mendapatkan informasi terkini, sebab pada umumnya perpustakaan dilengkapi dengan media massa atau media online yang terbit setiap hari, setiap minggu, atau bahkan setiap bulan, dan menyampaikan berita teraktual.

 

Nah, ternyata banyak kan manfaat mengunjungi perpustakaan? Pastinya, ketika anda sering mengunjungi perpustakaan dan membaca dengan baik, maka pengetahuan anda pun akan lebih banyak dibandingkan teman-teman yang lain, dan anda berpeluang besar untuk melangkah menuju ke tangga kesuksesan di masa depan anda. Kalau begitu, tunggu apa lagi?? Ayo berkunjung ke perpustakaan.

 

 

Penulis : Hardian Baja Tarigan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.